Sabtu, 18 November 2017

What's Up Today

What do i learn today?
Actually so many things that i learn today...
But now i just want to tell about cool yeah!

Kuliah...
Kuliah pengantar komputer,
Belajar tentang power point,
Dikasih tugas buat ppt sembari jadi role player. 
Jadi tuh aku dan teman2 disuruh buat presentasi tentang promo paket wisata gitu, terus kita itu seolah2 adalah pemilik biro wisatanya.
Dalam presentasi yang aku buat, aku bikin promo tour package ke Belanda. Aku suka waktu dikasih tugas ini, nggak tau kenapa, mungkin karena ditugas ini dosen membebaskan kita untuk berkreasi. Jadilah itu semua ilmu "ngotak-atik" ppt yang kupunya kukeluarin. Dulu waktu SMA pernah juga sih disuruh bikin ppt semacam ini dan menurutku waktu itu lebih ribet ya karena aku edit2 bikin animasinya pake trigger segala terus aku buat kayak tampilan game juga, tapi seru sih. 
Nah, dari situ aku kepikiran buat pake editan ppt yang dulu pernah kubuat dimix ke ppt yang baru ini. Dan setelah kelar buat ppt terus disave dalam bentuk video. And it's done! 
Ppt promo tour package adalah tugas yang kukelarin dengan niat, like seriously sangat bersemangat banget banget banget.

Sabtu, 28 Oktober 2017

just maybe...

Selama seminggu ini aku terus dibayangi sama pemikiran dan impian masa laluku. Tiba-tiba aku mempertanyakan kembali  pada diri sendiri mau jadi apa aku setelah ini? Akankan aku bertahan dengan baik disini? Did I enjoy my routinities?
Aku masih ingat dulu aku punya list tentang apa aja yang aku pengen lakuin setelah lulus SMA, aku punya bayangan gimana dan mau apa ketika aku udah menjalani dunia perkuliahan. Hidup terus berjalan dan semua udah berlalu, meskipun semua yang udah kulalui nggak berjalan sesuai ekspektasi , it’s okay. Aku cuma berharap, sedikit harapan yang terus terkumpul tiap hari, aku bisa melanjutkan semua list impian yang ternyata nggak pernah bisa kuhapus dan dilupain seiring berjalannya waktu.
Ini sebenernya juga jadi pembelajaran buat aku agar bisa me-manage waktu dengan baik, tidak terlalu terpaku pada kesibukan(though that I’m too much worrying about my college), harus pinter-pinter nyari celah biar hobi dan all the things I wanted to do bisa kunikmati. Karena hobiku yang random itulah yang membuatku tetap waras, dan hobi itu yang mendasari impian-impianku selama ini.
I didn’t write and list my dreams here because I want to keep it  to my self. And also I’m an introvert.

Sabtu, 21 Oktober 2017

How to......

merakit kabel UTP menggunakan crimping tool

                Ada 2 tipe kabel UTP yaitu Tipe Straight dan Tipe Cross over. Kabel straight merupakan kabel yang memiliki susunan susunan warna yang sama antara ujung satu  dengan ujung yang lainnya, digunakan untuk menghubungkan 2 device yang berbeda. Sedangkan kabel cross over merupakan kabel yang memiliki susunan warna berbeda antara ujung satu dengan ujung dua, digunakan untuk menghubungkan 2 device yang sama.
            Di bawah ini hanya akan dijelaskan cara atau langkah-langkah membuat kabel UTP tipe straight. So, let’s check that out…
Alat dan bahan :
  1. Tang Crimping 
                  
  2.  Kabel UTP 
  3.  Alat Pengupas Kabel 
  4. Connector RJ-45 (2 buah atau lebih untuk berjaga-jaga)
  5.  RJ-45 LAN Tester 

Langkah-langkah membuat :

Pertama, siapkan alat dan bahan seperti yang sudah disebutkan di atas. Lalu bersiaplah untuk mengeksekusi bahan-bahan tersebut.

Kedua, potong kabel UTP dengan panjang secukupnya, sesuai kebutuhan jarak antara device yang akan dihubungkan. Kupas kulit kabel UTP pada bagian setiap ujung kabel sepanjang +/-2cm dengan tang crimping. Hati-hati saat mengupas kabelnya jangan sampai kepotong sampai ke bagian kabel warna di dalamnya, karena itu adalah the important things buat merakit kabel UTP.

Ketiga, urutkan warna kabel yang telah dikupas kulitnya tadi sesuai petunjuk pada gambar di bawah ini. Rapikan ujung kabel agar lebih mudah saat dimasukkan ke connector RJ-45.

Keempat, masukkan kabel yang warnanya sudah tersusun sesuai urutan ke connector RJ-45, pastikan posisi connector tidak terbalik dan ujung kabel menyentuh connector(jangan ada celah diujung).

Kelima, lakukan hal yang sama pada ujung kabel lainnya. Setelah itu, press kabel yang sudah terpasang connector RJ-45 dengan crimping tool hingga berbunyi “klik”. Lakukan dengan tepat agar posisi kabel warna tidak bergeser saat dipress sehingga terhindar dari kegagalan, (re:kabel tidak connect).

Keenam, kabel UTP yang telah dipress siap untuk diuji dengan RJ-45 LAN Tester.
Ketujuh, jika kabel tidak connect berarti gagal, jika gagal ulangi proses dari langkah pertama lagi atau potong bagian ujung kabel yang sudah terpasang connector dan ulangi langkah yang tadi sudah dilalui.

Contoh penggunaan kabel straight adalah sebagai berikut :
  • Menghubungkan antara computer dengan switch
  • Menghubungkan computer dengan LAN pada modem cable/DSL
  • Menghubungkan router dengan LAN pada modem cable/DSL
  • Menghubungkan switch ke router
  • Menghubungkan hub ke router

Minggu, 15 Oktober 2017

I eat Apple


Ciri-ciri komputer generasi kelima:
  • Mengguakan LSI (Large Scale Integration) yang merupakan pemadatan ribuan microprocessor kedalam sebuah microprocessor.
  • Peningkatan kecepatan akses datanya juga tampilan gambar sudah beresolusi (kualitas gambar) bagus dan berwarna serta multimedia.
  • Fungsi komputer menjadi lebih cerdas dan memiliki kemampuan yang semakin canggih.
  • Fisiknya menjadi lebih kecil dan sederhana.

Kalo ngomongin komputer generasi ke-5 pasti aku otomatis langsung inget produknya Apple Inc. Jadi, aku adalah bisa dibilang pengagum ciptaan terkeren dari seorang Steve Jobs, tapi plis jangan tanya-tanya lebih jauh karena meskipun aku pengagum aku nggak selalu mengikuti perkembangan produknya Steve Jobs apalagi soal kehidupan dan kariernya.
Dan sebenarnya yang akan aku bahas dari produk Apple Inc. yaitu I-phone 5. Harusnya ini udah jadi bahasan sejak lama tapi belum sempet waktu itu, jadi baru kesampean nulis sekarang.
I-phone sekarang udah sampe seri berapa ya? 8 kalo gak salah (belum sempat memahami perkembangan update I-phone). Meskipun udah keluar beberapa seri terbaru I-phone tapi aku lebih tertarik buat ngobrolin si I-phone 5 ini. Kenapa? Karena yang aku suka sama tampilannya. Sederhana banget emang, belum memperhatikan gimana speknya tapi udah tertarik gegara bentuknya aja.
Dari semua jenis I-phone yang aku tau, aku paling suka sama yang seri ke-5. Di sini aku cuma akan membahas soal tampilan I-phone aja, karena aku bukan pengguna I-phone jadi kalo mau kasih review tentang speknya juga nggak akurat dong.

Menurutku I-phone 5 itu bentuknya yang paling ideal dari semua seri lainnya. Buat seri ke-6 juga termasuk ideal sih tapi desain bagian belakangnya aku kuang suka. Tapi kalo dibandingkan sama seri ke-5, desain belakang  seri ke-6 itu kelihatan lebih kuat, sedangkan untuk seri ke-5 sendiri depan belakang tampak bagus tapi desain belakang kelihatan kayak gampang crack atau ringkih gitulah. Ya itu sih kekurangan dan kelebihan yang terlihat bersamaan.

Buat seri ke-3 kurang suka karena kecil banget ukurannya, emang enak sih buat digenggam tapi pas dipantengin layarnya kurang mantap. Dan untuk seri terbarunya yang ke-7 & 8 aku kurang suka karena tombol home yang selama ini menurutku jadi ciri khas I-phone malah diubah. Sama aneh ya kalo ngelihat I-phone ukurannya jadi lebar banget. Tapi akhirnya paham kalo perubahan itu pasti akan terjadi, karena masih terus berproses nggak menutup kemungkinan ke depannya I-phone bakalan menemukan ‘style’ yang cocok yang bisa membuatnya mengulang masa keemasan Steve Jobs. Nggak hanya dari segi desain aja tapi fitur-fiturnya juga semakin amazing.


Minggu, 08 Oktober 2017

things i thought about

Kalo berbicara soal perkembangan teknologi  tuh pasti nggak bakal ada habisnya, karena menurutku perkembangan teknologi berbanding lurus dengan perkembangan ilmu pengetahuan manusia. Jadi, teknologi bisa berkembang sangat pesat dan semakin canggih itu karena ilmu pengetahuan dari sumber daya manusianya terus meningkat juga.
Menurut Iskandar Alisyahbana (1980) Teknologi telah dikenal manusia sejak jutaan tahun yang lalu karena dorongan untuk hidup yang lebih nyaman, lebih makmur dan lebih sejahtera.
Mobilitas manusia yang semakin tinggi membuat mereka harus bisa berpikir praktis agar kelangsungan hidup mereka baik itu pekerjaan, pemenuhan kebutuhan sehari-hari seperti sandang dan pangan, hingga kenyamanan serta kemewahan dapat terpenuhi hingga ke titik maksimal.
Teknologi muncul sebagai hasil dari kebudayaan manusia. Pada dasarnya teknologi yang ada saat ini ada karena suatu budaya yang telah ada sejak lama. Dasar-dasar ilmu yang ada untuk menciptakan teknologi itu pun di dapat dari penelitian ilmiah yang terkandung dari suatu budaya. Teknologi juga merupakan salah satu komponen dari kebudayaan. Teknologi menyangkut cara-cara atau teknik memproduksi, memakai, serta memelihara segala peralatan dan perlengkapan. Teknologi muncul dalam cara-cara manusia mengorganisasikan masyarakat, dalam cara-cara mengekspresikan rasa keindahan, atau dalam memproduksi hasil-hasil kesenian dan alat kebudayaan lainnya.
Saat ini kita hidup di zaman dimana teknologi sudah tidak sekedar menjadi alat bantu bagi manusia tapi juga merupakan kebutuhan. Hampir semua orang apalagi orang-orang yang tinggal di perkotaan sangat bergantung dengan teknologi. Ketergantungan manusia terhadap teknologi modern yang serba praktis menimbulkan kekhawatiran dari beberapa pihak. Salah satunya adalah membuat manusia menjadi malas. Teknologi yang awalnya berfungsi untuk membantu pekerjaan kini justru bisa mengambil alih hampir semua pekerjaan manusia terutama pekerjaan rumah sehari-hari. Itu memang tidak bisa dicegah, biar bagaimanapun manusia tetap lebih cerdas dengan teknologi hasil ciptaan mereka sendiri. Namun, terkadang kita berpikir meskipun hanya sepintas ‘apa yang akan terjadi saat manusia berhasil menciptakan sebuah teknologi robot cerdas?’ Mungkinkah kecerdasan robot tersebut bisa melampaui kuasa manusia sebagai penciptanya? Sebenarnya itu merupakan kekhawatiran pribadiku, terlepas dari pengaruh tontonan film scie-fict barat, tapi pemikiran-pemikiran seperti itu memang perlu dipertimbangkan. Jangan sampai manusia terjajah dengan teknologi ciptaan mereka sendiri, seperti yang sering dikatakan oleh Kakekku.
Intinya adalah kita harus bisa melihat setiap perkembangan teknologi yang ada dari dua sisi, kita tidak mungkin lepas dari teknologi tapi bukan berarti teknologi adalah satu-satunya hal penting yang ada di dunia. Karena manusia yang punya kuasa tehadap teknologi bukan sebaliknya jadi kita harus bisa memahami dan menerapkan fungsi teknologi dengan benar agar kita tidak menjadi generasi pemuja teknologi.

Sumber referensi :

Kamis, 28 September 2017

Serial Alert! Let’s talking ‘bout American TV Series : Teen Wolf

Teen Wolf merupakan TV Series produksi MTV yang udah lama tayang di Amerika sejak tahun 2011 lalu. Tapi aku baru tahu dan mulai nonton tv series ini bulan Juni 2017 kemarin. Dan tanggapanku buat Teen Wolf keren banget, parah! Jadi, aku selalu suka kalo lagi nonton film atau serial apapun nggak cuma dapat hiburan tapi juga dapat pengetahuan baru. Dan saat nonton serial Teen Wolf ini aku mendapat kedua hal tersebut..
Serial ini digarap oleh Eksekutif Produser Jeff Davis (Criminal Minds) dan menghadirkan bintang-bintang utamanya yaitu, Tyler Posey (Collateral Damage, Maid In Manhattan) sebagai Scott McCall, Crystal Reed (Jewtopia, Crush) sebagai Allison Argent, Dylan O'Brien (The First Time, High Road) sebagai Stiles, Tyler Hoechlin (Road To Perdition, 7th Heaven) sebagai Derek Hale, dan Holland Roden (Bring It On: Fight To The Finish, House of Dust) sebagai Lydia Martin.
Teen Wolf itu menceritakan kisah persahabatan remaja SMA or highschool seperti pada judulnya ‘Teen’ yaitu Scott, Stiles, Allison, Lidya, dan teman-teman mereka lainnya. Cerita diawali dengan kasus penemuan jasad perempuan adik dari Derek Hale yang ternyata adalah seorang werewolf yang tinggal sendiri di tengah hutan dekat Beacon Hills setelah tragedi pembakaran rumah yang menewaskan seluruh anggota keluarganya dan menyisakan pamannya, Pieter yang masih dalam perawatan karena terkena luka bakar yang sangat parah. Di hutan itulah Scott mendapat ‘anugrah’ berupa gigitan dari werewolf Alpha yang akhirnya mengubahnya menjadi werewolf Beta.
Dari gigitan werewolf Alpha itu Scott memulai kisahnya mengenal dunia supernatural yang ternyata telah ada di sekelilingnya bahkan semenjak dia dan temen-temennya belum lahir. Scott nantinya akan bertemu dengan macem-macem makhluk supernatural dari beberapa mitologi di berbagai negara kayak Banshee, Kitsune, Kanima,The Muted, Desset Wolf, Hellhound, Ghost Rider, banyak deh aku nggak apal semua :p.
Di Teen Wolf ini aku suka banget sama Stiles (Dylan O’brien), aktingnya Dylan O’brien bagus banget pokoknya, dia bisa memerankan sosok Stiles yang lucu, hiperaktif, tapi pinter dan saat harus meranin karakter yang dark pun dia juga dapet. And yeah, nilai plus-plusnya nonton tv series Amerika tuh selain pemainnya yang cakep-cakep dan bagus, ceritanya juga niat banget, total deh udah kayak nonton film kualitas bioskop. Oh iya, karena ini serial tentang werewolf pasti perlu banyak banget editing dan kualitas editing di tv series ini juga oke banget enggak keliatan terlalu aneh atau nggak nyambung sama alam sekitarnya.
Sayangnya kekurangan dari tv series Amerika adalah mature content-nya. Untuk ukuran film kategori remaja seperti ditegaskan di judulnya, mature content di serial ini menurutku terlalu berlebihan. Jadi, tetep bijak kalo mau nonton ini.
Secara keseluruhan serial ini bagus dan aku menikmatinya, feel-nya dapet banget. Sekarang serial ini udah sampe ke season 6b-final dan ASAP aku bakal menuntaskan buat nonton serial ini sampe kelar…